Adakah yang memaknai makanan serumit masyarakat Hindu-Bali? Makanan bukan sekadar pemuas lidah, melainkan sarana meraih berkah. Itu sebabnya orang Bali tidak pernah lelah menyiapkan begitu banyak makanan untuk sajen ritual agama. Zaman terus berubah. Makanan instan olahan pabrik yang menopang sebagian manusia urban akhirnya menyelinap ke dalam sajen meski belum ada burger McDonald’s dan Coca-Cola.

Anda harus memiliki akun dan berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas untuk melanjutkan membaca. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses ke semua berita bebas akses selama 7 hari!