Dari sebatang kayu gini, toki-toki (alu-alu) menjadi pegangan petani kopi Papua. Sehari-harinya, toki-toki bertalu-talu merdu di Lembah Baliem, Pegunungan Jayawijaya. Minim sentuhan teknologi mesin, kisah kopi tradisional itu malah terangkat dan mendunia.

Anda harus memiliki akun dan berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas untuk melanjutkan membaca. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses ke semua berita bebas akses selama 7 hari!