Episode 3

Rantai Panjang Perdagangan

Kopi menjadi komoditas yang menggiurkan dari dulu hingga sekarang. Jika dulu Indonesia menghadapi tanam paksa dan monopoli, sekarang rakyat menghadapi panjangnya rantai perdagangan kopi, kuasa tengkulak, hingga akses pasar yang terbatas. Kini, saatnya kuasa monopoli diakhiri.

”Toki-toki” Angkat Cerita Kopi Papua

Dari sebatang kayu gini, toki-toki (alu-alu) menjadi pegangan petani kopi Papua. Sehari-harinya, toki-toki bertalu-talu merdu di Lembah...

Papua Pemikat Ratu Belanda

Papua sudah menjadi daerah penghasil kopi sejak tahun 1950-an. Ratu Wilhelmina dari Belanda pun sempat membahas tentang hasil kebun kopi...

Distribusi Ekonomi dalam Secangkir Kopi

Gelombang komodifikasi kopi terus berubah dari masa ke masa. Namun, rantai produksi dan distribusi ekonomi si biji hitam ini cenderung tak...

Kopi dan Rantai Panjang Perdagangan

Rantai perdagangan kopi Nusantara di banyak daerah masih menyisakan beragam masalah. Mulai dari rantai perdagangan yang terlalu panjang,...

Jalan Sunyi Biru Kira

Biru Kira meninggalkan kenyamanan hidup di Jawa. Ia memilih mengabdikan dirinya kepada masyarakat di pedalaman Papua. Dalam segala...

Kisah Bulir Kopi dari Pedalaman Papua

Jika ada cara untuk mengubah rasa kopi dari pahit menjadi manis, cerita adalah salah satunya. Jauh di pedalaman, sekelompok komunitas rela...

Dihadang Warga Berbekal Parang Saat Berburu Kopi Papua

Pemandu kami terkejut mendengar rencana dadakan tim Jelajah Kopi Nusantara Kompas. Tiba-tiba kami berniat mengunjungi sebuah desa di...

Papua dalam ”H’elay”

Dalam sebuah ”h’elay” atau loyang, masyarakat Papua bercerita tentang kekayaan tanah dan kultur mereka. Di pulau itu, sagu,...

Hama Hilang, Madu Pun Datang

Koloni lebah beterbangan di perkebunan kopi Nagori Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara....

Episode Lainnya
Kerabat Kerja
Penasihat
Ninuk Mardiana Pambudy
Ketua Tim Ekspedisi
Siwi Yunita
Wakil Ketua
Irma Tambunan
Editor
Prasetyo Eko Prihananto Haryo Damardono Lucky Pransisca
Penulis
Fabio Lopez Dacosta Renny Sri Ayu Taslim Gregorius Magnus Finneso Irma Tambunan Siwi Yunita Dahlia Irawati
Fotografer
Danu Kusworo Agus Susanto Hendra A Setyawan
Videografer
Danial A Kurniawan
Penyunting Video
Vincentzo Joski
Penyelaras Bahasa
Priskilia Sitompul
Desainer dan Pengembang
Gregorius Andito Vandi Vicario